Warga Apresiasi Penataan Jaringan Telekomunikasi di Nganjuk, Kabel Kini Lebih Rapi

Redaksi | News
oleh

NGANJUK.KLIKSURABAYA.CO.ID – Gerakan gotong royong penataan jaringan telekomunikasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama 16 penyedia layanan internet (ISP) mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga menilai langkah tersebut membawa perubahan nyata, terutama dalam merapikan kabel fiber optik (FO) yang selama ini terlihat semrawut dan kerap menimbulkan persoalan.

Salah seorang warga, Cahyo, mengaku senang karena penataan kabel membuat lingkungan menjadi lebih tertib. Menurutnya, selama ini masih banyak kabel yang putus dan dibiarkan begitu saja tanpa perbaikan. Dengan adanya penertiban, masyarakat menjadi lebih mudah membedakan jaringan yang resmi dan yang tidak memiliki izin.

“Selama ini kalau ada kabel putus sering kali tidak segera diperbaiki. Sekarang jadi lebih rapi, dan kami juga bisa tahu mana provider yang resmi dan mana yang tidak. Sebagai konsumen, itu penting karena kalau terjadi gangguan kami tahu harus menghubungi siapa,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya pada penertiban saat ini. Pemerintah diharapkan rutin melakukan inspeksi agar penyedia layanan yang tidak memiliki izin tidak lagi memasang kabel secara sembarangan. Menurutnya, tidak sedikit kabel yang ditinggalkan begitu saja setelah mengalami kerusakan hingga akhirnya warga harus turun tangan merapikannya.

 

Selain penataan kabel, Cahyo juga mendukung aksi penertiban tiang telekomunikasi yang tidak sesuai ketentuan. Ia menilai selama ini pemasangan tiang sering dilakukan tanpa koordinasi dengan pengurus RT maupun RW, sehingga masyarakat tidak mengetahui apakah tiang tersebut memiliki izin atau tidak.

“Harapannya ke depan setiap pemasangan tiang ada koordinasi dengan lingkungan. Selama ini kami sering tahu-tahu tiang sudah berdiri, padahal tidak tahu itu resmi atau tidak,” katanya.

Menurutnya, keberadaan tiang dan kabel yang tertata tidak hanya memperindah pemandangan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi warga. Semakin banyak kabel yang menggantung tanpa penataan, semakin besar pula kekhawatiran masyarakat terhadap potensi gangguan maupun risiko keselamatan.

 

Hal senada disampaikan Pak Min. Ia mengaku lega setelah kabel-kabel yang sebelumnya semrawut mulai ditata. Menurutnya, kondisi kabel yang tidak tertata selama ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga karena berpotensi membahayakan keselamatan.

“Akhirnya bisa dirapikan, soalnya kemarin saya lihat kabel yang tidak dirapikan membuat kami sebagai warga merasa takut konslet dan lain sebagainya,” ujar Pak Min.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama 16 penyedia layanan internet (Internet Service Provider/ISP) terus menggencarkan gerakan gotong royong penataan jaringan telekomunikasi. Memasuki pekan ketiga pelaksanaannya, sebanyak 12 tiang telekomunikasi yang tidak memenuhi standar berhasil dicabut dalam kegiatan yang berlangsung pada Kamis (2/7/2026). Kegiatan yang digagas Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Kabupaten Nganjuk, Subani.

No More Posts Available.

No more pages to load.