NGANJUK.KLIKSURABAYA.CO.ID-Memasuki musim kemarau panjang, ancaman kekeringan mulai mengintai sektor pertanian di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Guna memitigasi krisis air irigasi yang kerap membayangi para petani, Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menyalurkan bantuan 61 unit pompa air ke wilayah tersebut.
Bantuan sarana dan prasarana (sarpras) yang disalurkan melalui Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk ini mendistribusikan puluhan alat pompanisasi secara bertahap ke 61 titik kelompok tani (poktan) yang terdampak kemarau.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Yoyok Haryanto, menegaskan bahwa bantuan ini sangat krusial untuk menjaga kelangsungan pasokan air ke sawah warga serta meminimalkan risiko gagal panen.
”Bantuan pompa air dari Kementerian Pertanian Pusat ini berjumlah 61 unit dan tersebar di 61 titik kelompok tani. Memang dalam pengajuan awal kami mengajukan lebih dari 100 unit ke pemerintah pusat, namun untuk tahap ini kami optimalkan 61 unit yang ada terlebih dahulu agar petani bisa tetap berproduksi di musim kemarau,” ujar Yoyok Haryanto.
Melalui optimasi 61 unit bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Nganjuk berharap masalah kelangkaan irigasi dapat teratasi secara bertahap, sehingga produktivitas lahan dan ketahanan pangan di daerah tetap terjaga hingga musim kemarau usai.(***)








