Peduli Terhadap Stunting, Polres Nganjuk Berikan Bantuan Sosial Kepada Balita

Redaksi | News
oleh

KLIKSURABAYA.CO.ID– Sebagai bentuk kepedulian dan pengendalian terhadap stunting di wilayah Kabupaten Nganjuk, Kapolres Nganjuk, AKBP Muhammad melalui Kapolsek Lengkong, AKP Roni Andreas melakukan aksi nyata dengan Gerakan Peduli Stunting untuk selamatkan generasi penerus Bangsa Indonesia.

Aksi nyata Peduli Stunting Untuk Generasi Indonesia Sehat tersebut dilakukan dengan menggelar bakti sosial dengan mengusung tema “Cukup Gizi Lengkapi Imunisasi dan Perbaiki Sanitasi” yang dilaksanakan secara serentak di 16 desa di wilayah Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk, Senin (27/02/23).

Kapolsek Lengkong, AKP Roni Andreas S. mengungkapkan diperlukan peran aktif dari semua pihak untuk membantu program pemerintah guna menurunkan angka stunting (penyakit kekurangan gizi).

“Ini sebagai kepedulian kami kepada masyarakat serta demi menurunkan angka stunting di Kota Bayu, walaupun tidak banyak yang Kami berikan, semoga bisa membantu,” ucap AKP Roni.

Dirinya menambahkan langkah terbaik yang dapat dilakukan untuk mengurangi penyakit ini adalah memberikan asupan makanan dengan gizi yang cukup kepada ibu yang sedang hamil atau mengandung.

“Kami pun selalu memberikan edukasi kepada masyarakat perihal masalah stunting, sebab stunting ini merupakan masalah yang bisa di cegah sejak awal anak itu belum lahir, misalnya saja dengan rutin memeriksakan kehamilan ke posyandu,” terangnya.

Selain itu, menurut AKP Roni juga bisa dengan membiasakan anak mengkonsumsi ikan dan sayuran sejak dini. Dan hal yang paling penting lagi adalah di harapkan juga masyarakat bisa memanfaatkan pekarangan rumahnya, untuk ditanam sayur mayur serta memelihara hewan ternak seperti ayam dan ikan.

“Pemanfaatan pekarangan ini juga penting untuk menunjang ketahanan pangan keluarga, maka hal ini harus dapat dimaksimalkan,” pungkasnya.

“Kedepan, pihak kami bersama Tiga Pilar dan unsur terkait akan melakukan pengawasan secara berkala pada kegiatan Posyandu. Kami juga melakukan “Door to door” mendatangi rumah warga untuk melakukan pemeriksaan agar cepat terdeteksi,” imbuhnya.(RLS)

No More Posts Available.

No more pages to load.